Yayasan Ponpes SPMAA (Sumber Pendidikan Mental Agama Allah) yang dirintis Bapak Guru MA. Muchtar tahun 1961 memiliki tiga program utama, yakni Sosial Pendidikan dan Lingkungan (SODIKLINK). Layanan pendidikan diformalkan melalui jenjang pembelajaran KB/PAUD hingga perguruan tinggi.
Visi pendidikan formal diterapkan melalui sesanti semboyan Sekolah Bertaraf Dunia Akhirat (SABDA) yang berarti pembelajaran berkelanjutan, terhormat bermartabat, menjangkau yang tak terjangkau, dan relevan sepanjang jaman. Pembelajar SABDA dilatih komunikatif terampil skill personil sebagai caregiver & community organizer yang bermasyarakat melayani umat di level global, regional dan lokal.
Madrasah Aliyah Ruhul Amin (MARA) sebagai bagian layanan pendidikan formal Yayasan SPMAA, menempa siswanya agar mandiri belajar multi disiplin ilmu dan berdaya swakelola menjejaringkan sumber potensi yang ada.
Proses pembelajaran diproyeksikan melalui kegiatan harian yang berkeadaban ramah lingkungan, berkelas ruangan lintas medan serta berpola kepentingan terbaik siswa. Mereka diasuh dengan pembelajaran tumbuh kembang moral spiritual, mental survival, cerdik emosional & cakap sosial.
Siswa MARA berasal dari latar aneka budaya, bahasa, dan suku keluarga Indonesia di ujung timur Kaimana hingga barat Sumatera, lengkap beserta dinamika keunikannya. Maka masa orientasi siswa SABDA MARA SPMAA dilaksanakan inklusif partisipatif dengan pola paduan materi pengenalan potensi diri dan sumber daya belajar yang menyenangkan nyaman, ramah anak, mudah, terjangkau, terbuka.
Tahap dasar diperkenalkan tentang konsep belajar bersama masyarakat (BBM) sebagai referensi kurikulum dan studi laboratorium. Melalui itinerary iqra’ membaca fenomena kemasyarakatan dan safari isra’ memirsa fakta perjalanan, siswa bisa mendapatkan pengalaman praktik-praktik terbaik pembelajaran sepanjang hayat (lifelong learning) dari berbagai keadaan lingkungan tempat giat.
Menyikapi situasi terkini remaja muda dan dinamika geostrategi dunia, siswa pembelajar Indonesia perlu kiranya mendapatkan pendalaman ilmu wawasan wiyata mandala serta wawasan kebangsaan persahabatan antar negara. Hal ini vital prioritas diperhatikan karena mengingat posisi strategis Indonesia di tengah kecamuk persoalan dunia berdampak pengaruh teknologi maya, AI robotika dan sosial media.
Berlatar poin di atas, Madrasah Aliyah Ruhul Amin (MARA) mengkreasi kegiatan pengenalan lingkungan sekolahan sekaligus masa taaruf siswa madrasah (MPLS/Matsama) dalam acara Studi Siswa Diplomasi Diaspora.
Kegiatan ini akan mengajak siswa baru kelas XI/10 MARA studitour karya eduwisata ke 4 negara Asia Tenggara untuk melihat dari dekat peran dukungan para perantauan yang berprofesi pelajar, pekerja professional, diplomat kedutaan besar, dan keluarga diaspora dalam membawa serta nama baik marwah kebangsaan Indonesia.
Tujuan Studi Wisata dan Diplomasi Diaspora
- Mengenalkan materi lingkungan pembelajaran dan tradisi penggembalaan keilmuan yang lintas multikultural kelas global, khususnya orientasi kepada siswa baru SABDA MARA
- Mempraktikkan terapan implementasi kurikulum merdeka (IKM) dan profil caraka pelajar Pancasila
- Mendakwahkan khazanah budaya bangsa dan kekayaan pola pembelajaran keluarga Indonesia
- Menyambangi komunitas perantauan Indonesia di manca negara beserta praktik terbaik usaha tugas/dinas profesinya; pelajar, pekerja, diplomat dan keluarga diaspora.
- Mempelajari ilmu komunikasi lintas bangsa budaya bahasa lewat giat kepemanduan karya wisata.
- Melatih siswa perihal trip manajerial, terampil survival, kecerdasan sosial, & hubungan internasional
- Mengikuti santiaji wawasan wiyata mandala dan wawasan kebangsaan persahabatan antar negara
Manfaat Studi Wisata dan Diplomasi Diaspora
Siswa MARA menemukenali potensi lingkungan dan sumber pembelajaran yang lintas kelas kultural universal berdaya tata laksana semangat dunia akhirat, sesuai tagline “madrasah hebat bermartabat”
- Siswa MARA memahami implementasi kurikulum merdeka dan praktik pola profil pelajar Pancasila
- Siswa MARA menyiarkan contoh pembelajaran madrasah, khazanah budaya Pendidikan di Indonesia.
- Siswa MARA mengetahui tugas fungsi keberadaan komunitas perantauan Indonesia di manca negara
- Siswa MARA mempraktikkan komunikasi terapan di berbagai keadaan medan lingkungan pembelajaran
- Siswa MARA mendapatkan pengalaman mengelola perencanaan perjalanan antar negara
- Siswa MARA membiasakan santikarma wiyata mandala dan diplomasi persahabatan antar negara
Jadwal Itinerary Kegiatan Studi Wisata dan Diplomasi Diaspora
Kegiatan direncanakan mulai tanggal 15 s/d 26 Agustus 2023 dengan destinasi Thailand, Malaysia, Singapura dan Batam Kepri Indonesia. Tentative itinerary terlampir.
Lokasi Kunjungan Kegiatan Studi Wisata dan Diplomasi Diaspora
Sasaran obyek yang dikunjungi dan tentative agenda silaturahmi
- Kedutaan Besar Republik Indonesia (Atdikbud & Athan)
- Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI)
- Pekerja Migran Indonesia (PMI)
- Komunitas keluarga Diaspora Indonesia
- Lembaga pendidikan
- Lokasi wisata ikonik negara
Peserta Kegiatan Studi Wisata dan Diplomasi Diaspora
Studi Siswa ini akan diikuti kurang lebih 15 personil yang terdiri dari:
- Siswa kelas XI/10 Madrasah Aliyah Ruhul Amin (MARA)
- Guru pendamping siswa
- Komite kolega
- Pengurus Pembina Yayasan SPMAA
Alhamdulillah semoga Gus Ashabun naim, Gus Basyirun Adhim, para santri yg ikut dan pendamping diberikan kesehatan kekuatan kecukupan keamanan dan kelancaran, sehingga ajaran SPMAA bisa tersampaikan di Thailand BANGKOK. Bismillaah
@Nizun Hidayat , Aminnn Ya Rabbal 'Alamin